Bye Bye Setrika... Sayonara

Seperti yang sobat ketahui, masih anget – angetnya nih beberapa waktu lalu tepatnya pada 30 Mei 2016 kemarin dalam acara Zenvolution di ajang Computex 2016, Asus memperkenalkan dan sekaligus meluncurkan beberapa produk andalan terbarunya salah satu diantaranya adalah ASUS Zenfone 3. Seperti yang telah lalu , ASUS tidak hanya merilis satu varian saja tetapi banyak varian yang menambah deretan smartphone terbaru di tahun ini. ASUS merilis Zenfone 3 dengan beberapa varian yaitu Zenfone 3 ( ini yang versi biasa atau istilahnya regulernya ) , Zenfone 3 Ultra ( ini versi menengahnya dari Zenfone 3 , dan kalau tidak ini buat kelas multimedia ) , yang varian terakhir ini adalah seri tertinggi yang kemarin diperkenalkan ke publik oleh ASUS yaitu ASUS Zenfone 3 Deluxe.

[caption id="" align="aligncenter" width="660"] gsmarena.com[/caption]

Kemudian dengan diperkenalkannya ASUS Zenfone 3 ini menandakan bahwa ASUS sendiri semakin memperkuat posisinya di pasar ponsel dunia tentunya sebagai vendor ponsel kelas Dunia. Hadirnya ASUS Zenfone 3 ini dengan tampilan yang sangat berbeda dari sebelumnya dan dengan peningkatan kuliatas material dan spesifikasi monster secara tidak langsung membuktikan perubahan besar telah dilakukan oleh ASUS dan nampaknya telah melalukan langkah yang lebih jauh dari perjalanan dalam seri – seri ASUS Zenfone sebelumnya.

“Upgrade” besar spesifikasi di seri Zenfone ternyanyar ini , ASUS mempersenjatai varian Zenfone 3 terbaru ini dengan spek monster. Nah seperti apa spek monster yang ditawarkan varian Zenfone 3 yang membuatnya menjadi tampil beda.

[caption id="" align="aligncenter" width="673"] liputan6.com[/caption]

Huahuahua , basa basi nya panjang banget ya sob. Oke langsung ke topik bahasan. Perangkat mengalami overheating atau panas berlebihan , peristiwa ini memang sering dialami pada kebanyakan perangkat yang ada entah itu ponsel , PC , Laptop. Ponsel terasa panas ,wajar sih menurut saya karena pemakaian yang mungkin ekstrem apalagi untuk kebanyakan ponsel android memang begitu. Namun panas berlebihan akan menjadi masalah bagi pengguna , mungkin sobat pernah mengalaminya. Panas Berlebihan atau overheating ini membuat pengguna menjadi tidak nyaman ketika menggunakan ponsel mereka. Kebanyakan ponsel  Android entah merk apapun telah mengalami peristiwa overheating , sebenarnya peristiwa overheating ini tidak perlu terjadi.

Nah sekarang ini ponsel sudah makin beragam dan banyak ponsel dengan teknologi baru. Untuk masalah overheating sepertinya sudah bukan masalah karena beberapa vendor ponsel dunia telah meminimalisir nya. Setidaknya turun menjadi cukup di level anget saja , walaupun mungkin pemakaiannya tingkat ekstrem , tapi kalau saya menyarankan jangan sering – sering buat pemakaian ekstrem takutnya cepat rusak nantinya. Bahkan ada ponsel yang berhasil meminimalisir panas / menurunkan secara dratis masalah ini ke level adem ayem alias tidak terasa panas.

Masih soal panas , sebelumnya tadi saya sudah mengulas ya sob. Kejadian ponsel mengalami panas bahkan overheating untuk ponsel berOS Android. Namun dari beberapa ponsel berOS Android , ada satu ponsel yang membuat penggunanya berkesan dan memberikan sebuah stigma yang mungkin sobat tau. Ya Zenfone , dalam seri sebelum – sebelumnya banyak pengguna yang mengeluhkan demikian. Ponsel Zenfone sering panas , bahkan overheating. Tentunya pengguna gemes dengan kejadian hal ini , pada akhirnya pengguna memberikan stigma Setrika kepada Zenfone.

[caption id="" align="aligncenter" width="800"] jualelektronik.com[/caption]

Ini hp apa setrikaan ya kok panas begini ? Nah kenapa pengguna memberikan stigma negative “setrikaan” ke Zenfone? Ya karena itu tadi panas berlebih atau overheating ini tadi mirip – mirip sama setrikaan sih , coba aja pegang setrikaan *eh. Masalah stigma “Setrikaan” ini , kebanyakan pengguna Zenfone menyalahkan kepada prossesor nya si Intel , di varian sebelumnya / sebelum Zenfone 3 ini kan untuk Zenfone generasi pertama dan kedua memakai prosesor buatan Intel walaupun di generasi kedua ada yang sudah memakai prosesor selain Intel. Tetap saja Zenfone yang memakai prosesor Intel menjadi kambing hitamnya. Ya konon kabarnya memang bener sih pengguna sering ngeluh untuk varian tersebut.

Nah seperti yang saya ulas di paling awal sebelum masuk ke masalah setrikaan. Begini sob, munculnya dan diperkenalkannya generasi ketiga Zenfone alias Zenfone 3 ini ( Zenfone 3 versi reguler , Zenfone 3 Ultra , Zenfone 3 Deluxe )ke publik yang ternyata “tampil beda” , ASUS melakukan perubahan besar atau sebuah evolusi untuk generasi ketiga Zenfone ini dari sisi desain tampilan yang segar dan jauh beda dari sebelumnya kemudian spek monster , secara sistem hardware dan fitur lebih modern dan canggih plus kekinian. Harapannya dari perubahan besar atau “evolusi” ini mampu memperbaikinya ( masalah setrikaan ) dan ASUS mampu membebaskan jagoan andalannya “Zenfone” dari stigma setrikaan oleh pengguna. Mudah – mudahan jadi adem ayem dan nyaman digunakan untuk pengguna , ya kan sob ?

Bye Bye Setrikaa … Pergi Jauhh … Zenfone gak bakal kangen kamu…

Oh iya sob , maafkan saya kalau mungkin masih ada yang bingung dengan tulisan saya ini. Tenang tulisannya nyambung kok sob. Minum segelas air putih ( bukan merk itu lho ) dulu sob biar seger.

Nah bagi sobat yang pengen memboyong ponsel ini kerumah , oke mengenai harganya sendiri. ASUS membandrol ketiga ponsel tersebut dengan harga mulai dari 249 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta untuk Zenfone 3, lalu 499 dollar AS atau setara Rp 6,8 juta untuk Zenfone 3 Deluxe, dan 479 dollar AS atau setara Rp 6,5 juta untuk Zenfone 3 Ultra.

Nah untuk pasar Indonesia , kemungkinan akan hadir pada akhir tahun ini. Tenang sob , yang sabar, tunggu tangal mainnya.

Perubahan Zenfone 3 Dalam Sisi Desain ( Baca selengkapnya disini )

Halo ASUS Zenfone 3 ( Baca selengkapnya disini )

Halo ASUS Zenfone 3 Ultra ( Baca selengkapnya disini )

Halo ASUS Zenfone 3 Deluxe ( Baca selengkapnya disini )

Trio Jagoan Terbaru ASUS : Zenfone 3 Cs Spek Monster ( Baca selengkapnya disini )