Minggu, 24 April 2016

Warnet Dadakan

Dunia semakin berkembang tiap tahunnya , perkembangan meyeluruh di berbagai hal bahkan saling terkait dan tentu itu adalah sesuatu yang pasti seperti halnya teknologi yang terhitung telah berkembang sangat pesat seiring kebutuhan manusia yang sangat beragam. Kebutuhan yang sangat beragam, membuat mobilitas seseorang semakin kompleks , menekankan bahwa kita harus cepat , efiesien , dan terjangkau dalam satu waktu yang tentunya termasuk kebutuhan kita.



Internet , gadget , tempat nongkrong atau tempat buat beraktivitas suatu kebutuhan yang penting di masa kini yang mana secara jelas dan pastinya masuk kedalam tuntutan kebutuhan gaya hidup atau istilah kerennya dalam bahasa inggris “lifestyle”, sedikit susah memang membedakan yang biasa dengan yang memang adalah sebuah lifestyle atau bahkan yang sebelumnya adalah non lifestyle kemudian berkembang menjadi sebuah kebutuhan lifestyle.

Balik lagi , memang benar Internet , gadget , tempat nongkrong atau tempat buat beraktivitas suatu kebutuhan yang penting bagi kita sekarang ini. Nah semuanya itu sekarang telah bersatu , melebur menjadi satu. Semuanya karena seperti yang saya ungkapkan diawal , bisa sobat bayangkan sekarang hampir semua orang punya gadget ( mau laptop,  mau hp ( ponsel biasa , smartphone , tablet ) ), hampir semua orang punya internet dan butuh internet , banyak tempat nongkrong dan tempat beraktivitas yang nyaman, nah kan ?

Tempat nongkrong seperti minimarket , café , restoran , warung bahkan sampai hik juga sekarang ini menyediakan free wifi dan colokan listrik untuk memanjakan pengunjung dan termasuk kita yak an sobat. Tak sampai disitu , kampus pun juga tapi lumrah sih yang membuatnya saya masukan ke pembahasan kali ini , karena kampus menjelma menjadi warnet dadakan juga, oh masih ada lagi setelah kampus yaitu kantor. Kok kantor ya ? bahkan kantor ini memang sangat lumrah karena buat kerja, sabar simak dulu ya sobat.

Tempat Nongkrong

[caption id="" align="alignnone" width="1172"] Tempat Nongkrong. Foto by legendjogja.com[/caption]

Tadi kan saya sudah bilang , tempat nongkrong seperti minimarket , café , restoran , warung bahkan sampai hik juga sekarang ini menyediakan free wifi dan colokan listrik untuk memanjakan pengunjung dan termasuk kita yak an sobat. Memang itu benar , saat ini sangat laris dan banyak banget yang begituan , karena ini bahas warnet dadakan , jadi yang dicari pengunjung adalah free wifinya dulu malahan , beneran deh. Banyak banget tipe pengunjung , nyari tempat yang nyaman buat makan dan nongkrong , ada juga yang sambil nongkrong ngenet biasa ( ya ringan aja , gak fokus ngenet ) dan yang terakhir seperti saya ini , mungkin ada sobat yang juga sama seperti saya yaitu mencari tempat nongkrong yang mana setelah lolos uji semua seperti kenyamanan, makanan , terjangkau dan gak diusir  ( tapi jarang untuk tipe pengunjung ini memikirkan itu , eh kalau gak diusir itu hal wajib dipertimbangkan ) , nah sampai setelah itu tadi adalah ada colokan listrik ndak , wifi nya bener- bener gratis ndak , ada kentuan dalam pemakaian wifi ndak , bahkan kalau wifi suruh bayar pun bukan hal yang menakutkan bahkan langsung bayar , yang jelas kalaupun suruh bayar itu harus sesuai seperti kecepatan standar kebutuhan dan gak lemot seperti saya  punya criteria kecepatan wifi gratisan terendah bagi saya adalah 500KBps bahkan 200KBps masih saya syukuri , bahkan kalau mendapat 1MBps lebih saya sangat bersyukur. Intinya bagi saya cukup buat upload foto dan ngeblog hehehe.



Kampus

[caption id="" align="aligncenter" width="1024"] Foto from www.uajy.ac.id[/caption]

Selanjutnya , kampus. Sebenarnya lokasi ini atau tempat ini lumrah sih yang membuatnya saya masukan ke pembahasan kali ini , karena kampus menjelma menjadi warnet dadakan juga, letak wanret dadakannya dimana ya? Sabar ya..

Kampus , tempat yang paling sering dikunjungi mahasiswa , ya iyalah lha wong kuliah kan ke kampus *plakk. Kampus pernah menjadi tempat paling horror dan membosankan bagi mahasiswa ketiga lagi badmood , dan pernah menjadi surganya para mahasiswa yang pengen ngirit dan doyan internetan alias warnet dadakan.

Bener banget , apa yang gak ada di kampus , colokan ada , wifi gratisan ada , wifi berbayar seperti wifi id ( emang biasanya gitu ( mainstream ) ) , meja pun yang pasti tersedia. Diberbagai titik dikampus yang penting ada itu pasti langsung deh jadi warnet dadakan , perpustakaan pun tak luput dari hal itu. Masih sama seperti di tipe tongkrongan , ada tipe mahasiswa yang berburu wifi buat warnet dadakan yang memiliki standar , biasanya kalau gak sesuai standar ya tidur , kalau sesuai standar ya , nunggu longgar kayak pas libur tapi malas pulang kampung.

Taman Kota

[embed]https://intaninchan.files.wordpress.com/2012/11/img_3926.jpg[/embed]

Kemudian , taman kota biasanya menjadi warnet dadakan. Taman kota dalam era sekarang sudah di fasilitasi wifi , hampir disetiap taman kota selalu ada wifi. Seperti halnya dibeberapa kota di Indonesia , bisa dengan mudah sobat menemukan taman yang sudah ada wifi. Kalau disini , pemburu wifi termasuk saya eh sekarang udah tobat ( kadang kumat ) , gak ada standar nya alias nerimo ( menerima apa adanya , bagus bersyukur , jelek bersyukur ) maklum gratisan , berbayar kadang ada dibeberapa titik.



Area Komunitas

Area dimana sobat dan teman – teman mu berkumpul membahas satu hal khusus misalnya area komunitas seni dan kreatif. Tentunya area ini pada umumnya ya sebagai tempat serba serbinya komunitas namun seperti yang sobat ketahui kadang menjelma menjadi warnet dadakan ketika semua hal dan urusan selesai. Kalau disini mah , gak perlu standar wifi karena memang sudah disesuaikan dengan kebutuhan komunitas , jadi bagi semua anggota komunitas paham betul kondisi wifinya.

 Hotel

[caption id="" align="alignnone" width="888"] Alila Solo / Foto from solopos.com[/caption]

Saat berada di luar tetap butuh akses internet apalagi doyan banget sama internet ataupun membutuhkannya untuk mengirim file kerjaan , foto – foto ( kalau kamu seorang fotografer / travel blogger  ) dan lain lain. Masalah kecepatan , disini gak perlu standard eh , lebih dari cukup bahkan hotel berbintang 5 jelas sangat cukup. Ya , kalau punya sendiri ya pake sendiri , kalau pengen ngirit ya nebeng di wifi.

Kantor

[caption id="" align="aligncenter" width="500"] seputarsemarang.com[/caption]

Kantor juga ? Yah , kantor memang kadang sering mejelma menjadi warnet dadakan ketika pekerjaan selesai atau memang diberi kebebasan dari perusahaan agar karyawannya betah dan produktif. Memang sejatinya di kantor adalah tempat yang menuntut kita untuk produktif dan kreatif dalam bekerja. Masalah fasilitas dan standar wifi yang sering dicari pengila wifi dari kalangan orang kantoran sebenarnya gak ada , memang sepertinya karena semua sudah ada meja , kursi , ruang berAC , kecepatan sudah disesuaikan karena untuk kerja jadi gak boleh lelet , nah lho kurang apa ya ? itu dulu sih kayaknya.

Bahkan Bus Dan Kereta

[caption id="" align="aligncenter" width="420"] brisbanetimes.com.au[/caption]

Yang lebih gila ( eh gak sih biasa aja ) dan kekinian di saat ini adalah hadirnya wifi di bus dan kereta. Dengar – dengar di bus dan kereta sudah ada wifi plus colokan listrik , menggiurkan banget. Kalau di bus ini bisa dibilang wifi dadakan berjalan , tapi yang ini kayaknya kurang nyaman. Jelas banget , laptop gak mungkin karena memakan tempat yang besar maksudnya butuh tempat yang luas. Kedua bakalan pusing , kalau kelamaan wifian karena liat layar hp mulu dan bus ini berjalan terus jadi bakal bikin mabok. Yang gak mengalami itu , ya bakal enjoy aja dan inilah wifi dadakan , dimana dengan nikmatnya para penumpang berinternet ria bareng bareng. Sekarang untuk kereta , biasanya bisnis sama eksekutif ( coba tanya sama temen sobat yang ekspert dengan kereta , nanti kalau salah saya ralat tulisan ini ), wifian didalam kereta gak begitu membuat kamu mabok karena kereta jalannya lebih enak , tempat pun kereta lebih memadai ( lega ) , colokan listrik juga ada.



[caption id="" align="aligncenter" width="439"] Ilustrasi . Foto By[/caption]

 

Warnet Dadakan memang bakal muncul karena memang gak punya internet atau punya internet tapi ingin memanfaatkan fasilitas yang diberikan , atau memang pengen irit kuota dan biaya beban paketan ( maksudnya menunda beli paket dan lebih memilih wifi.

[caption id="" align="aligncenter" width="1202"] ilustrasi . Foto By www.teropongbisnis.com[/caption]

Sedikit tambahan ,nah dari itu semuanya  jika dalam jumlah yang bisa dibilang cukup banyak orang – orang yang menggunakan nya sebagai tempat berinternet ria riang gembira eh dilihat – lihatkan mirip warnet munculah istilah hasil keisengan saya tentang hal itu yang kemudian saya namai “warnet dadakan”.

Dari kesemuanya , sejatinya “warnet dadakan” ini oke – oke saja dan sah saja menurut saya karena apa ? Memang itu disediakan untuk kita , memang itu adalah fasilitas , kalau ada yang oke apalagi gratis kenapa harus ditolak dan selama gak ada larangan bukan suatu masalah. Yang terpenting adalah dalam berinternet ria dengan wifi , yang mana saya nyebutnya “warnet dadakan “ kita harus bijak dalam menggunakannya, maksudnya adalah bijak dalam memanfaatkan dan menggunakan seperti memakai sesuai kebutuhan jangan maruk ( walaupun ini bebas aja sih tergantung sobat ), menggunakan wifi untuk hal negative seperti cari anu ( sensor hahaha ) walaupun itu juga bebas aja terserah sobat, setidaknya dihindari supaya berkah internetnya.

Sekian dan terima kasih telah menyimak , nantikan di pembahasan berikutnya. Simak terus blog ini dan jangan sampai ketinggalan.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.


EmoticonEmoticon