( Review ) ASUS LolliFlash : Si Mungil Yang Menyilaukan

Jpeg

Sobat , hobi foto – foto , selfie dan banyak hal lainnya kegiatan fotografi namun smartphone yang sobat miliki saat ini memang tidak memiliki kamera dengan Lampu flash ataupun sobat jenuh dan bosan karena saat foto-foto di malam hari / minim cahaya hasilnya gelap dan memnag seperti yang saya katakana di awal , tidak memiliki lampu flash.  Tenang, sobat solusinya ialah ASUS Lolliflash.Asus melihat problem ini dan menjadikan ini menjadi potensi untuk inovasi produk terbarunya.


Jpeg

Diperkenalkan beberapa bulan lalu , ASUS LolliFlash telah memikat hati ( ealah ciee) para pengguna smartphone tak hanya ASUS kemudian khususnya pengila fotografi smartphone ( phonegraphy ).Perangkat ini ialah sebuah lampu flash masuk dalam kategori perangkat tambahan / aksesoris .

Jpeg

Spesifikasi dan Desain

Jpeg

Asus Loliflash didesain mungil dan ringkas serta unyu – unyu ( eaaa ) seperti permen lollipop. Hadir dengan warna yang ceria , ada merah kemudian biru selanjutnya merah muda dan terakhir putih, tentu dengan itu sobat bisa mengganti sesuka hati warna cover pelindung si perangkat unyu nan unik ini yang juga sebagai filter cahaya. Coba sobat bayangkan permen lollipop di ujung bawah atau pegangannya yang memanjang itu disini dalam ASUS LolliFlash berfungsi sebagai dudukan ( memudahkan untuk dipasang kedalam port jack audio ( port earphone / port mic yang ada pada ponsel / smartphone anda ) tak ada fungsi lain lagi untuk pegangannya dan perangkat ini tak terhubung dengan smartphone jadi memudahkan perangkat ini dipasang dalam smartphone atau ponsel apa saja jadi ini perangkat for All Devices.

Jpeg

Sebagai perangkat lampu flash tambahan ASUS LolliFlash ini memakai tipe Dual Tone Flash yaitu dari 2 buah lampu led yang menghasilkan cahaya berwarna putih dan orange. Tipe Dual Tone ini memiliki keunggulan yang memberikan hasil maksimal / efek pencahayaan yang lebih natural pada gambar ( objek foto ).

Ada 3 Mode di Asus Lolliflash ini ,untuk pengaktifanya tekan tombol power ( fungsinya sebagai on / off perangkat ini karena ini tidak otomatis dan tidak terhubung dengan ponsel ) yang berada di sisi samping perangkat ini. Langsung ke penjelasan 3 mode penggunaanya :

  • Point pertama tekan sekali tombol power akan menghasilkan pencahayaan dalam mode biasa / mode pertama.

  • Point kedua tekan lagi tombol power ( atau tekan dua kali tombol power dari posisi off ( tidak menyala ) nah perangkat ini akan menghasilkan pencahayaan dalam mode sedang ( lebih terang ) atau  mode kedua.

  • Point ketiga tekan lagi tombol power ( atau tekan 3 kali tombol power dari posisi off ( tidak menyala ) nah perangkat ini akan menghasilkan pencahayaan dalam mode maksimal ( sangat  terang maksimal) atau  mode ketiga.

  • Point terakhir tekan lagi tombol power ( atau tekan 4 kali tombol power dari posisi off ( tidak menyala atau dari point ketiga ) nah ini berfungsi untuk mematikan / meng-offkan perangkat ini dari ketiga mode sebelumnya. Perangkat ini tidak bisa mati sendiri seperti lampu flash yang menempel pada umumnya seperti yang saya katakana di awal ( awal terus bosen !! maaf sobat biar jelas heheh ) perangkat ini kan tak terhubung dengan ponsel alias Independen. Jadi mematikankan harus pake tombol yang saya jelaskan itu. Kalau bigung sobat bisa baca kertas panduan yang tersedia di dalam paket / kardus penjualan perangkat ini.

Oh iya kenapa tadi di awal saya katakana “ringkas” karena bentuk mungil seperti peremn lolli dengan dimensi yang kecil yaitu mempunyai diameter 28mm dan tebal 7mm, jadi kecil dan ringkas. Satu lagi sangat ringan , bobotnya hanya 8 gram saja.

Karena idependen tadi , kehidupan perangkat ini ( halah ) dan lain sebagainya ( penjelasan sebelumnya ) maka ASUS LolliFlash ini punya sumber daya sendiri yaitu baterai . Nah terdapat port mini USB yang terdapat di sisi samping ( sebrang tombol power ) untuk keperluan pengisian daya perangkat ini . Saat pengisian daya berlangsung akan terlihat ada lampu indicator yang meyala ( warna merah berarti belum penuh / proses pengisian daya beralngsung dan warna hijau menunjukan bahwa baterai perangkat ini sudah penuh ). Baterai ASUS LolliFlash dapat bertahan selama kurang lebih 3 jam.

Sudut pencerahan / pencahayaan dari ASUS LolliFlash cukup besar atau 70 derajat / wide projection angel kemudian tidak membuat mata sobat terlihat kemerah-merahan di foto jadi benar benar lebih natural.

Paket Penjualan

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Dalam paket penjualan , ada kardus tentunya kemudian ASUS LolliFlash , filter dengan ragam warna ceria ( putih , merah muda , biru ) dan kertas / buku panduan penggunaan.

Test

Untuk pengetesan saya menggunakan Asus Zenfone 2 yang juga sudah mempunyai dual led flash ( tipe dual tone ) pada kamera bagian belakang, dan juga menggunakan Asus Zenfone 4  berikut komparasi hasilnya

Menggunakan Asus Zenfone 2

Jpeg
(lampu flash bawaan Zenfone 2)

Jpeg
(Dengan loliflash)

Menggunakan Asus Zenfone 4

Kamera Depan

Jpeg
(Biasa tanpa Asus Lolliflash )

Jpeg
(dengan Asus Lolliflash )

Kamera Belakang

Jpeg
(Dengan Asus Lolliflash )

Jpeg
(Dengan Asus Lolliflash)

Jpeg
(Dengan Asus Lolliflash)

Jpeg
(Dengan Asus Lolliflash + Filter Warna Pink )

Kesimpulan

Perangkat Lampu Flash sebagai aksesoris tambahan dari Asus ini dapat membantu kita untuk kegiatan foto sehari-hari, dengan bentuk yang ringkas dan ringan serta dapat diposisikan sesuai kebutuhan menjadikan Asus Lolliflash ini pelengkap smartphone anda , yang utamanya belum ada lampu flash bawaan wajib hukumnya alias rekomendasi *eh hihihi dan juga walaupun smartphone sobat yang sudah terdapat lampu flash bawaan kamera.

Informasi lebih lanjut bisa kunjungi Web Resmi Asus ( Klik Disini )